Dumai – Pemerintah Kota Dumai terus berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat melalui Enam Proyek Strategis yang dicanangkan pada tahun 2024. Proyek ini mencakup sektor transportasi, lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan digitalisasi pelayanan publik.
Berikut adalah enam proyek utama yang menjadi prioritas pembangunan di Kota Dumai tahun 2024:
1. Pembangunan Flyover Simpang Soekarno-Hatta
✅ Tujuan: Mengatasi kemacetan di simpang Soekarno-Hatta, yang merupakan jalur utama distribusi logistik dan kendaraan menuju kawasan industri serta Pelabuhan Dumai.
✅ Anggaran: Rp 250 miliar (APBD dan bantuan APBN).
✅ Progres: Saat ini dalam tahap perencanaan detail engineering design (DED), dengan konstruksi dijadwalkan mulai semester II 2024.
2. Revitalisasi Pelabuhan Penumpang Bandar Sri Junjungan
✅ Tujuan: Meningkatkan kapasitas dan fasilitas pelabuhan penumpang untuk mendukung konektivitas antarwilayah, khususnya rute ke Kepulauan Riau dan Malaysia.
✅ Anggaran: Rp 120 miliar (kerja sama pemerintah dan badan usaha).
✅ Progres: Pengadaan lahan tambahan telah selesai, pembangunan terminal modern ditargetkan selesai pada akhir 2024.
3. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai Baru
✅ Tujuan: Memperluas layanan kesehatan dengan fasilitas rumah sakit tipe B yang lebih lengkap dan modern.
✅ Anggaran: Rp 350 miliar (APBD Kota Dumai dan Bantuan Provinsi Riau).
✅ Progres: Tahap pertama pembangunan sedang berlangsung dengan target operasional pada 2025.
4. Pengembangan Sistem Pengolahan Air Bersih
✅ Tujuan: Memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas produksi PDAM Tirta Dumai Bersemai.
✅ Anggaran: Rp 90 miliar (dana hibah pusat dan APBD Kota Dumai).
✅ Progres: Peningkatan kapasitas dari 150 liter/detik menjadi 300 liter/detik, ditargetkan rampung pada Q4 2024.
5. Digitalisasi Pelayanan Publik (Smart City)
✅ Tujuan: Meningkatkan efisiensi birokrasi dengan layanan digital di berbagai sektor, termasuk administrasi kependudukan, perizinan, dan pajak daerah.
✅ Anggaran: Rp 40 miliar (APBD dan dana dari Kementerian Kominfo RI).
✅ Progres: Implementasi e-Government, Smart Traffic System, dan digitalisasi layanan kesehatan dalam tahap integrasi sistem.
6. Pembangunan Kawasan Industri Dumai (KID) Tahap II
✅ Tujuan: Mendorong investasi dan membuka lapangan kerja dengan memperluas kawasan industri di Dumai.
✅ Anggaran: Rp 500 miliar (investasi swasta dan pemerintah).
✅ Progres: Infrastruktur jalan dan utilitas kawasan industri sedang dibangun, dengan target beroperasi mulai 2025.
Kesimpulan dan Harapan
Enam proyek strategis ini merupakan langkah konkret Pemko Dumai dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pemerintah berharap dengan selesainya proyek-proyek ini, Dumai akan semakin maju sebagai kota industri, perdagangan, dan jasa di wilayah pesisir timur Sumatera.


0 Comments